Postingan

Pemuda Sadar Kebudayaan Sebagai Tonggak Peradaban Bangsa

Gambar
Pemuda Sadar Kebudayaan Sebagai Tonggak Peradaban Bangsa Oleh : Puspitasari Kemajuan teknologi informasi telah menciptakan sistem masyarakat global atau yang akrab disebut dengan istilah Global village .  kemajuan teknologi juga mengantarkan kita pada kemudahan dalam mengakses informasi dari berbagai tempat yang tidak terbatas pada jarak dan ruang. Kini informasi dari suatu negara tidak lagi menjadi milik pribadi negara tersebut melainkan telah menjadi konsumsi dunia. Selanjutnya tidak menutup kemungkinan fenomena ini juga terjadi pada kebudayaan suatu bangsa. kedepannya dikhawatirkan kebudayaan suatu bangsa dapat ikut menjadi kebudayaan dunia. Hal ini tentu dapat berdampak negatif bagi bangsa karena berpotensi menjadi bangsa pengadobsi atau penjiplak kebudayaan asing dan malah melupakan kebudayaan bangsa sendiri. Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya hal tersebut, perlu adanya perhatian yang serius bagi setiap komponen masyarakat terutama para pemudanya. Pemuda kemudi...

Menyingkap Konsep ajaran dan ketaatan Tarekat As-Sadah Al-Ba'Alawi

Tarekat Alawiyyah  atau  Tarekat As-Sadah Al-Ba'Alawi  ( bahasa Arab :  طريقة السادة آل باعلوي ‎  Thariqah As-Sadah Al-Ba'Alawi ) adalah suatu  tarekat   sufi   Islam Sunni  yang terkenal, yang didirikan oleh Imam  Muhammad bin Ali Ba'alawi , bergelar  Al-Faqih Al-Muqaddam  (lahir di  Tarim ,  Yaman , 574  H /k. 1178  M , dan wafat 653 H/k. 1256 M).  Tarekat ini kemudian semakin berkembang dengan pesat di tangan Imam  Abdullah bin Alawi Al-Haddad . Penyebarannya yang terbesar adalah di Yaman, selain itu juga tersebar di Indonesia, Malaysia, Singapura, kenya, Tanzania, India dan Uni Emirat Arab yang merupakan pula wilayah diaspora bangsa arab Hadramaut. Perkembangan tarekat Alawiyah bisa dibilang cukup pesat. Di Indonesia sendiri, pengikut tarekat ini sangat besar. Salah satu faktor penopang eksistensi tarekat Alawiyah di Indonesia adalah keberadaan komunitas keturunan Arab yang tersebar diberba...

Melalui Pemindahan Ibu Kota, Mari Wujudkan Ibu Kota Baru Yang Sehat!!!

Gambar
Melalui Pemindahan Ibu Kota, Mari Wujudkan Ibu Kota Baru Yang Sehat!!! Oleh: Sari Atfalah Berbicara mengenai pembangunan sebuah kota tentu bukan hal yang mudah, semudah membalikkan telapak tangan. Namanya juga kota, satu kata yang dalam bayangan orang desa macam saya merupakan daerah elit   penuh kemegahan dengan bangunan pencakar langit. Seperti itulah kiranya gambaran sederhana tentang kata “Kota”. Lalu, bagaimana? Jika yang dibahas adalah rancangan pembangunan ibu kota sebuah negara tentu   akan lebih rumit dari sekedar membuat sebuah wilayah memenuhi syarat-syarat administratif menjadi kota madya biasa. Lebih dari pada itu, Ibu kota negara tentu harus mampu menjadi tempat yang nyaman dan ramah terhadap siapa saja yang bernafas dan tinggal di dalamnya. Hal ini kemudian menjadi penting, karena baik buruknya ibu kota sebuah negara mau tidak mau akan mempengaruhi penilaian secara menyeluruh terhadap negara tersebut. Terlebih lagi   ibu kota menjadi tempat dihim...

Islam Berjaya di Bekas Uni Soviet

Gambar
Islam Berjaya di Bekas Uni Soviet Rusia, ketika pertama kali mendengar nama negara yang satu   ini, maka yang terbayangkan dalam benak kita semua tentu tak jauh-jauh dari sebuah   negara penganut   paham   Komunis. Baru-baru ini saya membaca sebuah 1artikel online di REPUBLIKA.CO.ID yang dipublikasikan Senin 15 April 2019. Dalam artikel tersebut menjelaskan bahwa Islam di Rusia adalah agama terbesar kedua setelah Kristen Ortodoks, yakni sekitar 21 - 28 juta penduduk atau 15 - 20 persen dari sekitar 142 juta penduduk. Sejumlah studi bahkan memprediksikan populasi umat Muslim di Rusia akan terus meningkat hingga 30 persen dalam satu tahun saja. Sebuah kabar yang sangat luar biasa bagi saya, karena setelah membaca artikel itu dapat dibayangkan tentang Rusia masa depan tidak menutup kemungkinan menjadi negara Muslim terbesar di Eropa. Tentu kita tidak akan merasa takjub jika populasi Islam tertinggi ada di wilayah timur tengah, tapi membayangkan islam akan ber...

Lebaran di Tanah Rantau? Tenang, Seru kok!!!

Gambar
Lebaran di Tanah Rantau? Tenang, Seru kok!!! Sepertinya baru kemarin kita merayakan lebaran Idul Fitri, Gak terasa sekarang udah lebaran Idul Adha aja. Lebaran tentu merupakan momen bermakna bagi setiap orang. Karena, di hari itu biasanya semua angota keluarga bakalan berkumpul dan sudah barang tentu ibu kita akan menghidangkan hidangan spesial yang tidak biasanya di hidangkan pada hari-hari lain. Yah, kurang lebih seperti itulah gambaran lebaran dalam benak kita semua, dan tentunya akan membuat kita merindukan moment lebaran disetiap tahunnya. terlebih lagi bagi keluarga yang mempunyai ritual khusus dihari lebaran pasti rindunya bakal berlipat-lipat buat menanti datangnya lebaran. Namun, seiring berjalannya waktu dan pertambahan usia tentu membuat kita tidak selamanya bisa berada dirumah bersama orang tua atau ikut merayakan lebaran bersama mereka setiap tahunnya. Ada banyak alasan yang menyebabkan kita tidak bisa ikut berlebaran dirumah. Nah, salah satunya karena sedang menem...

Sepenggal Harapan untuk Indonesia dengan “Ibu Kota Baru”

Gambar
Sepenggal Harapan untuk Indonesia dengan “Ibu Kota Baru” sumber : https://www.liputan6.com Gagasan “Ibu Kota Baru” sejatinya bukan merupakan hal baru   bahkan gagasan ini telah di canangkan sejak jaman presiden pertama Indonesia ir.Soekarno. Kemudian gagasan tersebut hadir dengan wujud yang semakin nyata  setelah dibahas di tingkat rapat kabinet terbatas pada Senin (29/04). Dari tiga alternatif yang ditawarkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, Presiden memilih alternatif ketiga yaitu memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa . Carut-marutnya permasalahan yang mendera ibukota   mulai dari penurunan air muka tanah, kekurangan air bersih dan keterbatasan lahan hingga kerugian ekonomi akibat kemacetan dan tidak efisiennya penggunaan bahan bakar yang mencapai Rp 65 triliun di 2017 tersebut tentu kita dapat menjadi alasan urgen bagi bangsa Indonesia untuk memiliki “ibu kota Baru”. Bahkan dalam laporan Oxford Economics berjudu...

Keseruan Menjadi LO (Liasion Officer) di PIONIR IX

Gambar
Keseruan Menjadi    LO (Liasion Officer) di PIONIR IX Pekan Ilmiah Seni dan Riset (PIONIR), merupakan ajang yang bertujuan untuk  silaturahmi dan  eksistensi di bidang olah raga,seni, dan sains  bagi kampus islam negeri di seluruh Indonesia. PIONIR ke IX tahun ini diadakan di Malang tepatnya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang merupakan kampus tempat saya menimba ilmu. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih enam hari mulai tanggal 15-21 juli 2019 kemarin. Pada ajang ini saya berkesempatan menjadi LO (Liasion Officer) Kontingen bagi teman-teman kontingen dari STAIN Teungku Derundeng Meulaboh Aceh. Menjadi seorang LO merupakan pengalaman pertama bagi saya, bersama kurang lebih 100 orang LO kontingen lainnya kami saling bekerjasama untuk menjadi penyampai informasi atau penyambung tangan antara panitia penyelenggara kegiatan dengan peserta kontingen dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. pada tulisan kali ini saya ingin menceritakan bagaima...